Arti Bahasa Jawa Ojo Dumeh


Aja Dumeh

Ojo Dumeh mengandung nilai-nilai yang menjadi pedoman hidup orang Jawa, yang berkaitan erat dengan nilai falsafah yang berakar pada budaya masyarakatnya dan nilai etis yang dimunculkan dan dikedepankan adalah nilai baik dan buruk. Ojo Dumeh berkaitan dengan ungkapan ngono ning ojo ngono, falsafah Ojo Dumeh juga


OJO DUMEH TANSAH EILINGO LAN WASPODHO OJO DUMEH TANSAH EILINGO LAN WASPODHO

Setelah dilakukan pembahasan dengan pertimbangan nalar yang mapan akhirnya dapat disimpulkan bahwa Makna Hakiki Aja Dumeh adalah Prasaja atau Bersahaja. Kata-kata kunci: aja dumeh , karakter, dan.


FALSAFAH “OJOH DUMEH, OJO KAGETAN, OJO GUMUNAN” SEBAGAI NILAI ETIS

Dalam konteks "ojo dumeh", filosofi ini menekankan pentingnya tidak sombong dan berperilaku baik dalam hubungan dengan sesama. 3. Manjing Ajur-Ajer. Manjing ajur-ajer, yang secara harfiah berarti "selalu mundur atau pergi", adalah sebuah filosofi yang mengajarkan individu untuk menghindari konflik dan mengedepankan sikap rendah hati.


Film Pendek DUMEH (2020) YouTube

Orang tersebut merasa dirinya lebih hebat dari orang lain sehingga merendahkan siapapun yang ada dihadapannya. Aja dumeh adalah sebuah nasihat luhur yang mengajarkan orang untuk tenggang rasa, menahan diri, dan merendah. Merendah bukan berarti rendah, tetapi sebuah cara untuk menghormati orang lain. Menjadikan orang dengan budi pekerti luhur.


nusantaraku = OJO DUMEH, ELING LAN WASPODO = dan arti sandi Ojo (=Jangan) NaNiNuNeNo

Itu adalah falsafah Jawa yang berarti ikhlas menerima segala sesuatu dari Tuhan. Jika diimplementasikan dalam keseharian, ojo dumeh memberikan nilai berarti bagi kehidupan. Falsafah ini bahkan dinilai bisa membuat masyarakat lebih rukun dan harmonis. Agar lebih memahaminya, simak arti ojo dumeh dan maknanya dalam artikel berikut.


Ojo dumeh iling lan waspodo,Ngaji filsafat,Fahruddin Faiz YouTube

Ojo dumeh berarti jangan merasa lebih atau jangan jumawa karena hebat atau jangan sombong karena kelebihan. Prinsip dasar yang menjadi petuah dari kata ojo dumeh adalah agar menjadi manusia yang tidak berpikir, merasa dan melakukan sesuatu yang menganggap diri lebih dari yang lain.


Arti Bahasa Jawa Ojo Dumeh

Objek atau sumber data dalam penelitian ini adalah novel "Ojo Dumeh" karya Agnes Yani Sardjono. Teknik kepustakaan adalah upaya yang dilakukan untuk mencari dan mengumpulkan bahan-bahan teori yang berkaitan dengan permasalahan yang akan dibahas dan dikembangkan oleh para ahli yang bersumber pada kepustakaan untuk mencapai tujuan penelitian.


Arti Bahasa Jawa Ojo Dumeh

Oleh: Hari Sriyanto Kata 'Ojo Dumeh' berasal dari bahasa Jawa, yang kalau kita artikan adalah 'ojo' artinya Jangan, dan 'dumeh' berarti mentang-mentang. Dengan demikian 'ojo dumeh' artinya "Jangan mentang-mentang". Bagi masyarakat Jawa kata 'ojo dumeh' merupakan pepatah lama yang dimaksudkan agar kita selalu sadar dan rendah hati. Ada banyak pepatah Jawa yang lebih.


FALSAFAH “OJOH DUMEH, OJO KAGETAN, OJO GUMUNAN” SEBAGAI NILAI ETIS

Ojo dumeh adalah salah satu dari falsafah Jawa yang sudah ada dalam masyarakat Jawa sejak dulu. Dalam bahasa Jawa kata ojo mempunyai artinya jangan dan kata dumeh itu sendiri memiliki arti sombong atau merasa berkuasa. Jika digabungkan kata ojo dumeh itu memiliki arti jangan sombong atau jangan merasakan berkuasa,paling baik atau paling benar.


OJO DUMEH

Kata 'Ojo Dumeh' jika kita artikan secara sederhana dalam bahasa Indonesia adalah: 'ojo' artinya jangan, dan 'dumeh' berarti mentang-mentang. Meskipun kata 'ojo dumeh' itu pendek dan sederhana, namun mengandung arti yang begitu luas dan dalam. 'Ojo dumeh' mengandung arti: kita tidak boleh membangga-banggakan apa yang sedang.


aissgreyz Baso Ojo Dumeh (Cikuda Jatinangor)

Ojo Dumeh adalah falsafah lama yang berasal dari bahasa Jawa yang memiliki arti: "Ojo"= jangan, dan "Dumeh"= mentang-mentang. Misalnya Ojo Dumeh Kuwasa (jangan mentang-mentang berkuasa), sehingga ingin menarik keuntungan semaksimal mungkin bagi dompet sendiri dengan cara membuat berbagai macam peraturan baru yang menyengsarakan rakyat.


aissgreyz Baso Ojo Dumeh (Cikuda Jatinangor)

Ojo dumeh adalah salah satu ajaran yang introspektif. Ingin ditanamkan di sini nilai kepedulian diri terhadap sesama manusia, lingkungan sekitar, dan kepada Sang Pencipta. Ojo Dumeh adalah pembatas bagi seseorang ketika ia sudah dihinggapi "dumeh" dengan segala predikat yang disandangnya.


Mie Ayam Ojo Dumeh "Mas Endhut" Jalan Pajajaran Jajanan Enak Di Bogor

Abstract. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai-nilai budaya yang ada dalam novel "Ojo Dumeh" karya Agnes Yani Sardjono. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah.


KELOMPOK OJO DUMEH XII MM 2 YouTube

F rasa "ojo dumeh" adalah frasa yang cukup umum digunakan dalam bahasa Jawa, yang dapat diterjemahkan secara harfiah ke dalam bahasa Indonesia menjadi "jangan sombong.". Berhubungan dengan frasa tersebut, saya pernah mendengar sebuah cerita tentang seorang filsuf dan seorang pelaut yang keduanya berada di sebuah kapal.


Apakah makna yang sebenarnya dari kata bahasa Jawa 'ojo dumeh'? Quora

Termasuk di antaranya adalah nilai falsafah Jawa " ojo kagetan, ojo gumunan, lan ojo dumeh " dalam bahasa Indonesia bermakna "jangan mudah terkejut, jangan mudah takjub, dan jangan sombong". Falsafah tersebut menjadi suatu bekal manusia dalam mengarungi kehidupan di dunia, yang mengharuskan menjalin hubungan sosial dan menghadapi masalah kehidupan.


Ngaji Gus Baha Ojo Dumeh YouTube

Kata Dumeh sering didengar atau ditemukan dalam percakapan sehari-hari ketika menggunakan Bahasa Jawa, jika ingin mengetahui artinya dalam Bahasa Indonesia dapat menyimak penjelasannya di bawah ini.. Penjelasan Singkat Dumeh /du·meh/ Apabila di terjemahkan dari Bahasa Jawa ke Bahasa Indonesia, Dumeh artinya adalah Mentang-Mentang.Kata ini masuk ke dalam Bahasa Jawa Ngoko Kasar yang biasanya.

Scroll to Top