Benteng Pendem Ambarawa, Wisata Sejarah yang Instagramable di Semarang


Benteng Pendem Ambarawa, Wisata Sejarah yang Instagramable di Semarang

Benteng di Kota Lama Semarang itu bernama Benteng Vijfhoek, atau yang memiliki nama lengkap Benteng de Vijfhoek van Semarang. Benteng ini didirikan sekitar tahun 1677-1741. Dikutip dari laman arkeologijawa.kemendikbud.go.id, Benteng Vijfhoek di Kota Lama Semarang dibangun untuk menggantikan fungsi benteng di Jepara yang sudah dianggap tidak layak.


Sejarah Benteng Willem I Ambarawa Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa

Balai Arkeologi Yogyakarta sejak tahun 2009 lalu sudah meneliti keberadaan benteng yang pernah ada di daerah Semarang Utara itu. Dengan menggunakan peta kuno tahun 1741 yang di-overlay dengan foto udara Kota Lama Semarang saat ini, maka diketahui ada benteng yang mengelilingi Kota Lama.


BENTENG WILLEM I WISATA KABUPATEN SEMARANG WISATA JAWA TENGAH

Sejarah Benteng Pendem Ambarawa Menggunakan istilah pendem atau pendhem (bahasa Jawa) karena benteng ini berada di bawah tanah atau terkubur, sebagai siasat perang. Untuk menjangkau situs sejarah ini ada dua jalan masuk, pertama dapat melewati jalan alternatif dekat dengan RSUD Ambarawa.


BENTENG WILLEM I WISATA KABUPATEN SEMARANG WISATA JAWA TENGAH

Kota Lama Semarang ( Jawa : ꦑꦶꦛ ꦭꦩ ꦯꦼꦩꦫꦁ, translit.Kitha Lama Semarang, bahasa Belanda : Semarang Oude Stad) adalah suatu kawasan di Semarang yang menjadi pusat perdagangan pada abad 19-20 . Pada masa itu, untuk mengamankan warga dan wilayahnya, kawasan itu dibangun benteng, yang dinamai benteng Vijfhoek.


5 Tempat Wisata di Semarang Bersejarah yang Wajib Anda Kunjungi

Kota Benteng pada mulanya berwujud benteng VOC Ujung Lima atau Benteng De Vijfhoek di daerah Sleko. Kawasan ini didirikan oleh VOC, sejak terjalinnya hubungan antara VOC dengan Sunan Amangkurat I. Oleh VOC, Semarang dijadikan pusat pemerintahan dan perdagangan selain Batavia dan Surabaya.


10 Gambar Benteng Pendem Ambarawa 2023 Harga Tiket Masuk Lokasi Wisata

Ambarawa, Semarang, Jawa Tengah dengan kode pos 50611. Benteng ini dibangun dengan perencanaan yang matang dan persiapan besar-besaran. Pembangunannya melibatkan penjaga, insinyur zeni bahkan 3.000 kuli pribumi serta tahanan yang dihukum kerja paksa. Konon bangunan mampu menampung hingga 12.000 tentara.


Benteng Pendem Ambarawa, Wisata Sejarah yang Instagramable di Semarang

Pemukiman Cina yang baru terletak di pusat kota, dekat benteng atau pos militer Belanda. Kawasan ini terletak di sebelah timur Sungai Semarang. Pada tahun 1741, pemukiman Cina dipindahkan ke sebelah barat sungai, sehingga pemukiman Belanda dan Cina dipisahkan oleh sungai Semarang.


BENTENG WILLEM I WISATA KABUPATEN SEMARANG WISATA JAWA TENGAH

Benteng Pendem Ambarawa Selagi berada di wilayah Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, kamu juga bisa menyempatkan datang ke Benteng Pendem yang juga disebut dengan nama Benteng Willem I. Benteng ini dibangun oleh Belanda pada tahun 1834. Meski telah berusia lebih dari 1 abad, bangunan benteng ini masih berdiri kokoh.


Benteng Fort Willem I Ambarawa (Benteng Pendem Ambarawa) Wisata

Fort Willem II of Ungaran (known locally as Benteng Ungaran or Benteng Diponegoro) is a late 18th-century fort built by the Dutch in Ungaran, Semarang Regency, Central Java, Indonesia.Its main purpose was to control an important trade route between Semarang and Yogyakarta. The fort is the place where Prince Diponegoro was imprisoned while waiting for his judgment in Batavia and further exile.


BENTENG WILLEM I WISATA KABUPATEN SEMARANG WISATA JAWA TENGAH

Benteng Willem I Ambarawa terletak di wilayah Kelurahan Lodoyong, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Secara astronomis berada pada koordinat 70 16' ,9,24″ LS dan 1100 24' 30,24". Saat ini separo benteng dimanfaatkan sebagai Lembaga Permasyarakatan Kelas II A Ambarawa dan asrama. Lingkungan sekitar benteng berupa persawahan. Beberapa bagian bangunan benteng masih menyisakan kondisi.


Review [LENGKAP] Benteng Pendem Ambarawa

Krisprantono, Mencari Jejak Sejarah Benteng "de Vijfhoek" dan Benteng Kastil di Kota Lama Semarang, makalah dalam Seminar Pameran dan Atraksi Kebudayaan Semarang, Semarang, 14 Agustus 2009.


Benteng Pendem Ambarawa, Wisata Sejarah yang Instagramable di Semarang

Benteng Pendem atau Benteng Fort Willem I merupakan benteng peninggalan Belanda di Semarang. Kondisi bangunan benteng sebetulnya tidak cukup terawat. Sudah banyak beberapa bagian bangunan benteng yang roboh disana-sini. Namun, justru inilah yang menjadi daya tarik tempat wisata baru di Semarang yang satu ini. Tidak ada yang tahu berapa usia.


Suka Wisata Sejarah? Yuk, Napak Tilas ke 7 Benteng Peninggalan Era

Baca juga: 10 Wisata Bandungan Semarang Berhawa Sejuk, Ada Tempat Baru yang Hits . Tempat ngopi di Semarang 1. Sora Kafe. Sora Kafe bisa jadi salah satu pilihan tempat ngopi di Semarang, yang tak hanya nyaman tapi juga Instagramable. Kafe ini terletak di Jalan Prof Dr Hamka Perum BPI nomor A9, Tambakaji, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Jawa.


Benteng Pendem Ambarawa, Wisata Sejarah yang Instagramable di Semarang

Benteng Fort Willem I atau Benteng Pendem di Desa Lodoyong, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. (Foto: Pemprovjateng.go.id) Liputan6.com, Semarang - - Kabupaten Semarang di Jawa Tengah, memiliki jejak kolonialisme Belanda. Salah satunya Benteng Fort Willem I atau yang lebih dikenal dengan Benteng Pendem.


Benteng Pendem Ambarawa, Wisata Sejarah yang Instagramable di Semarang

SEMARANG - Fort Willem I atau Benteng Pendem, di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, menjadi saksi bisu kolonialisme Belanda hingga tekad bangsa Indonesia merebut kemerdekaan. Kini, tangsi serdadu itu masih elok dikunjungi pelancong, meski berselimut misteri.


Benteng Pendem Ambarawa, Wisata Sejarah yang Instagramable di Semarang

Diberi nama "Benteng Pendem", karena jika dilihat dari desainnya benteng tersebut ada di bawah tanah dan dibuat demikian sebagai strategi pertahanan pada masa itu. Apabila Anda mencari tempat wisata Semarang gratis, Benteng Pendem Ambarawa adalah pilihan tepatnya. Benteng tersebut dibangun sejak tahun 1834 silam.

Scroll to Top